jump to navigation

Yup Tepat Sekali! 02/01/2010

Posted by F4iz in Kupas.
trackback

“Hari ini banyksekali kejutan yang membuatku ngeri setengah mati”

“Kejutan apa, Iz.”

“Ayah Fakhir mengingatkan akan kehidupan akhirat, Cin.”

“Apa yang membuatmu ngeri? Bukankah sudah sering kamu dengar?”

“Iya, tapi kalau ayah Fakhir yang memberitahu akan berbeda. Rambut halus yang menumbuhi permukaan kulit juga ikut bergetar.”

“Gimana ceritanya, Iz”

“Dia mengisahkan pingsannya Abu Hurairah setiap menyampaikan hadits tentang keutamaan niat dalam setiap aktivitas ibadah dan muamalah kita”

“Apa bunyi haditsnya, Iz?”

“Diriwayatkan dari Abu Hurairah, berkata: Saya mendengar dari Rasulullah SAW: Bahwa orang pertama yang akan disiksa di hari kiamat adalah orang syahid, penuntut ilmu, pembaca al-Qur’an dan para pemberi infaq. Kemudian mereka datang dengan amal kesyahidannya, dengan ilmu, dengan al-Qur’an yang dibacanya, dan dengan harta yang diinfaqkannya. Allah bertanya kepada mereka, apa gerangan motivasi mereka masing-masing. Mereka menjawab motivasinya adalah untuk mendapat keridlaan Allah. Namun Allah menjawab bahwa mereka berbohong, karena mereka melakukan semua itu agar orang mengatakan bahwa mereka pemberani, mereka pembaca Al-Qur’an, mereka penuntut ilmu, dan mereka dermawan. Kemudian Allah memerintahkan malaikat untuk menyeret mereka dan melemparkannya ke neraka.”

“Ya Allah, ampuni kami. Merinding sekali aku mendengarnya.”

“Yang membuatku heran dan tidak habis pikir adalah, mengapa kita tidak sampai pingsan mendengar hadits tersebut? tidak seperti Abu Hurairah Ra.”

“Itu tandanya iman kamu harus terus kamu awasi, harus terus kamu charger tuh kamu punya iman. Perbaharui dan tata selalu niatmu.”

“Dahsyat sekali iman mereka para sahabat Rasulullah.”

“Begitulah kenyataannya, jadi tidak heran Rasulullah mendeklarasikan masa hidupnya dan masa hidup sahabat-sahabatnya merupakan zaman terbaik.”

“Menelusuri kehidupan mereka, seakan kutemukan oase yang lama hilang dari hari-hariku.”

“Hidup dalam kebaikan akan selalu memberi kenyamanan dan ketenangan yang tidak terdefinisikan oleh apapun, karena kenikmatan dunia dan seluruh isinya tidak akan pernah mampu menandinginya.”

“Yup, tepat sekali. Semoga Allah tidak melarangku untuk merasakan karunia tertinggi itu. karunia keimanan yang teguh, kuat dan tangguh!”

“Amiin”

Komentar»

1. Mbah Jiwo - 03/01/2010

gaya baru, tukeran link yuk.

F4iz - 10/01/2010

ok, mbah. terima kasih kunjungannya. Maaf, blog faiz pindah ke http://cintafaiz.wordpress.com. blog yang ini tidak bisa posting tulisan. maklum masih bau kencur tentang blog.. :-)

2. Hariez - 03/01/2010

memang benar sepertinya kita harus mempertebal iman sobat.. :cry:

-salam-

F4iz - 10/01/2010

yup. begitulah selalu. semestinya tiada henti kita harus lakukan untuk selalu menguatkan iman kita… :-)

3. moeslim26 - 12/01/2010

betul bgt…keihklasan dalam maaf adalh kebahagiaan…


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.